Menu

Amankah Konsumsi Seafood Untuk Ibu Hamil ?

19 Januari 2018 | Tips kesehatan

Seafood Untuk Ibu Hamil

Kehamilan menjadikan seorang perempuan lebih selektif dalam memilih makanan. Hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil tidak hanya berdampak pada dirinya melainkan juga pada janinnya. Salah satu jenis makanan yang sering diperdebatkan untuk dikonsumsi ibu hamil adalah seafood.  Di satu sisi, ada yang membolehkan konsumsi seafood untuk ibu hamil. Alasannya banyak kandungan gizi pada seafood. Sedangkan pendapat yang lainnya mengatakan bahwa ibu hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi seafood karena dikhawatirkan makanan tersebut mengandung bakteri serta menyebabkan bayi lahir dengan bau amis.

Lantas pendapat mana yang benar?

Seafood untuk ibu hamil diperbolehkan dengan alasan makanan laut adalah sumber protein, vitamin, mineral dan Omega 3. Kandungan-kandungan tersebut sangat penting bagi pertumbuhan otak anak sehingga anak mampu berpikir dengan baik di kemudian hari. Tetapi konsumsi seafood untuk ibu hamil tidak sembarangan. Ada jenis seafood yang boleh dimakan untuk ibu hamil dan ada seafood yang harus dihindari oleh ibu hamil.

The fb:pages tag on the url doesn't contain this page's id. The url has fb:pages tag but they don't have this page's id. Please work with your developers / webmaster to add this tag to your website.

Jenis seafood untuk ibu hamil apa saja yang boleh dikonsumsi?

1. Ikan mentah yang telah dibekukan/diasap/diasinkan

Apakah ikan mentah termasuk seafood untuk ibu hamil yang diperbolehkan? Ikan mentah yang langsung diolah memang sebaiknya tidak dimakan oleh ibu hamil karena beresiko mengandung cacing pita di dalamnya. Misalnya dalam makanan sushi. Tetapi jika ikan sebelumnya telah dibekukan dalam suhu minus 20 derajat celcius selama minimal 24 jam, itu diperbolehkan.

Alasannya proses pembekuan mampu membunuh parasit yang terkandung dalam ikan, termasuk cacing pita. Demikian juga jika ikan terlebih dahulu telah diasap atau diasinkan, maka ikan mentah menjadi sangat aman untuk dimakan oleh ibu hamil.  Karena pengasapan dan proses pengasinan bisa membunuh bakteri pada ikan mentah. Oleh karena itu, sebelum mengkonsumsi makanan yang mengandung ikan mentah di rumah makan, ada baiknya bertanya dulu apakah ikannya telah melalui proses pembekuan/pengasinan/pengasinan. Dengan begitu seafood untuk ibu hamil bisa diketahui apakah aman atau tidak.

2. Ikan berminyak

Ikan berminyak termasuk seafood untuk ibu hamil yang aman. Ikan yang berminyak sangat dibutuhkan oleh ibu hamil karena mengandung lemak esensial. Contoh ikan berminyak yaitu pilchards, makarel, salmon, sarden dan herring. Ikan-ikan tersebut mengandung banyak vitamin yang penting bagi perkembangan janin seperti asam lemak omega 3, kalsium dan nutrisi. Sangat penting bagi ibu hamil untuk mengkonsumsinya. Meskipun diperbolehkan, ibu hamil harus membatasi konsumsi ikan-ikan berminyak. Karena ikan berminyak mungkin mengandung polutan lingkungan seperti dioxin, pestisida, dioxin dan kontaminan lainnya. Ibu hamil hendaknya membatasi konsumsi ikan berminyak maksimal 2 porsi selama seminggu.

3. Minyak Ikan

Tidak hanya olahan seafood dalam bentuk makanan, konsumsi suplemen minyak ikan yang terbuat dari salmon, cod liver, lapisan lemak ikan paus, tuna dan sebagainya juga dianjurkan karena minyak ikan mengandung omega 3. Kandungan ini mampu menurunkan resiko yang dialami oleh ibu hamil seperti keguguran, hipertensi dan persalinan dini.

Agar seafood untuk ibu hamil tetap aman dikonsumsi, ikuti tips-tips di bawah ini:

  • Hindari ikan predator seperti ikan hiu atau makerel karena mengandung merkuri yang cukup tinggi.
  • Hindari mengkonsumsi ikan atau kerang yang masih mentah karena mengandung bakteri atau virus.
  • Sebaiknya seafood untuk ibu hamil dimasak hingga benar-benar matang. Ini bisa mengurangi resiko keracunan makanan. masak sampai ikan berubah warna dan dagingnya bisa dipisah. Udang dan lobster sebaiknya dimasak sampai dagingnya berwarna agak keputihan. Sedangkan untuk kerang dan tiram masaklah hingga cangkangnya terbuka.
  • Pilih ikan yang masih segar dengan ciri-ciri sisik utuh, aroma air garam, bermata jernih, dagingnya kenyal dan muncul kembali setelah ditekan. Jika tidak dimasak dengan segera, sebaiknya taruhlah ikan di dalam freezer.

Lalu, seafood untuk ibu hamil yang dilarang?

Ikan yang mengandung merkuri

Kandungan merkuri pada ikan biasanya ditemukan dalam ikan yang hidupnya di danau atau sungai yang tercemar serta mengandung bahan kimia yang berbahaya. Ini adalah seafood untuk ibu hamil yang harus dihindari. Merkuri bisa mempengaruhi janin serta merusak otak dan sistem saraf pusat janin. Supaya aman, kurangi jenis-jenis seafood seperti kepiting, udang, salmon, cumi, tuna dan kerang. Jangan mengkonsumsi jenis-jenis seafood tersebut lebih dari 8-12 ons seminggu. Biasanya itu terdapat dalam porsi 2-3 kali makan.

Nah, itulah jenis-jenis seafood untuk ibu hamil yang diperbolehkan dan yang dilarang. Mana pilihan anda?

 

Baca juga artikel kami yang lainnya :

Kosmetik Aman Untuk Ibu Hamil

Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

Related For Amankah Konsumsi Seafood Untuk Ibu Hamil ?