Menu

ASI Mencegah Obesitas Pada Bayi

30 Januari 2018 | Tips kesehatan

Saat ini, banyak ibu yang memberikan susu formula kepada anaknya dan sedikit yang memberikan ASI/menyusui secara langsung.  Padahal sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa ASI memiliki lebih banyak keunggulan dan kandungannya lebih baik dibandingkan dengan susu formula. Salah satu keunggulan ASI yaitu ASI mencegah obesitas. Pemberian susu formula mengundang banyak kontroversi karena dianggap tidak lebih baik daripada ASI dan juga menjadi penyebab munculnya gangguan pada tubuh anak.

Mengapa ASI lebih baik dibandingkan dengan susu formula?

Karena sifatnya yang alami, ASI menyesuaikan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Sedangkan susu formula, sebaik apapun kandungannya, tidak bisa menyerupai kebaikan ASI. Zat-zat penting pada ASI yang tidak terdapat dalam susu formula antara lain imunoglobulin, fagosit T, lizosim dan kandungan yang penting untuk pembentukan sel tubuh dan antibodi. Susu formula sekalipun mencoba menambahkan kandungan-kandungan tersebut tidak bisa identik dengan ASI karena buatan manusia.

Enzim lipase pada ASI akan membantu bayi mencerna lemak karena pencernaan pada bayi belum sempurna. Ini tidak akan didapatkan pada susu formula. Asam lemak esensial seperti DHA juga ada pada ASI. DHA berguna untuk pertumbuhan otak, mata dan kesehatan pembuluh darah. Kandungan asam lemak esensial pada susu formula berbeda dengan pada ASI. Kasein pada ASI juga tidak terlalu banyak dibandingkan dengan susu formula. Kasein pada susu formula bisa menyebabkan kegemukan dan alergi karena sulit dicerna bayi. Dengan demikian, ASI akan mencegah bayi dari obesitas. ASI lebih ramah pada pencernaan bayi karena mengandung protein whey yang mudah dicerna ketika bayi merasa lapar. Nutrisi yang diserap oleh bayi pun lebih banyak.

Di samping kandungannya, komposisi ASI sangat menyesuaikan kebutuhan bayi. Ketika bayi baru saja lahir, kondisi lambungnya sangat kecil, kolostrum yang dikeluarkan oleh ibu jumlahnya kecil (Kolostrum adalah cairan ASI yang berwarna kekuningan dan mengandung zat imun tinggi. Fungsi dari kolostrum yaitu melindungi bayi dari infeksi serta berbagai penyakit). Seiring dengan perkembangan lambung bayi, ASI semakin encer sehingga jumlah yang dikonsumsi bayi setiap harinya juga bertambah.

Karena kandungan ASI yang berbeda dengan susu formula,maka terdapat perbedaan antara anak yang mengkonsumsi ASI dan anak yang sepenuhnya mengkonsumsi susu formula.

Apa perbedaannya?

Anak yang mengkonsumsi susu formula lebih mudah menderita obesitas dibandingkan dengan anak yang mengkonsumi ASI. Ini menunjukkan bahwa ASI bisa mencegah obesitas. Sebuah riset menunjukkan bahwa berat badan bayi yang mengkonsumsi susu formula lebih mudah naik dibandingkan dengan bayi yang mengkonsumsi ASI.

Penelitian tersebut menyebutkan bahwa bayi-bayi yang diberikan susu formula yang mengandung vitamin, protein dan nutrisi lainnya mengalami penambahan jumlah lemak 22-38%. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa bayi-bayi itu mengkonsumsi kalori secara berlebihan. Penelitian ini mengambil sampel 299 bayi pada tahun 1993 dan 1995 dan hasilnya terbukti ada hubungan antara kelebihan nutrisi pada susu formula dengan obesitas.

Susu formula sebenarnya tidak cocok untuk bayi normal. Sebaliknya susu formula yang bisa menggemukkan anak, hanya cocok untuk bayi prematur. Jika susu formula diberikan kepada anak-anak yang normal maka anak berpotensi menderita obesitas. ASI tidak menyebabkan obesitas. Obesitas akan mengundang penyakit lainnya seperti diabetes dan serangan jantung.

Di samping kandungan lemak yang lebih banyak pada susu formula, volume susu formula yang diberikan pada bayi juga bisa menyebabkan obesitas. Ini berbeda dengan ASI. ASI tidak membuat bayi gemuk. Saat anak menyusu pada ibunya, dia akan melepaskan puting sang ibu ketika merasa kenyang. Berbeda dengan susu formula dimana ibu memberikan volume sufor sesuai dengan botol dan sang bayi dipaksa untuk menghabiskan susu yang dibuat tersebut.

Baca juga artikel kami yang lainnya :

http://tanyapenyakit.com/10-jenis-buah-untuk-diet-alami/

http://tanyapenyakit.com/cara-diet-para-artis-yang-wajib-dicontoh/

Related For ASI Mencegah Obesitas Pada Bayi