Menu

Kosmetik Aman untuk Ibu Hamil

13 Januari 2018 | Tips kesehatan

Masa kehamilan bukan alasan bagi seorang perempuan untuk berhenti tampil cantik. Terlebih lagi jika ibu hamil adalah seorang wanita karir, ia harus tetap menjaga penampilannya tetap menarik. Namun ibu hamil wajib selektif dalam memilih kosmetik. Usahakan memilih kosmetik aman untuk ibu hamil.  Pasalnya bahan berbahaya pada kosmetik bisa terserap dalam pori-pori lalu masuk aliran darah dan masuk ke plasenta. Akhirnya akan memengaruhi janin. Tidak semua kosmetik aman untuk ibu hamil ada di pasaran. Tetapi tidak semua kosmetik juga berbahaya untuk ibu hamil. Apa saja yang termasuk kosmetik  untuk ibu hamil dan bahan kosmetik apa yang harus dihindari oleh ibu hamil?

 

Jenis-jenis bahan dalam kosmetik yang tidak aman untuk ibu hamil dan harus dihindari

 

1. Merkuri

Ini adalah bahan utama yang biasanya terkandung dalam kosmetik. Bahan ini bukan bahan kosmetik yang aman untuk ibu hamil. Dalam kondisi tidak hamilpun, bahan ini tetap dilarang. Kosmetik yang mengandung bahan merkuri sangat tidak baik bagi ibu hamil. Bahaya merkuri untuk janin yaitu merkuri bisa menyebabkan gangguan dna kerusakan pada janin.

2. Retinoid

Produk kosmetik yang mengandung vitamin A dan turunannya atau biasa disebut dengan retinoid biasanya ada pada krim anti jerawat. Meskipun digunakan dengan cara dioles, kandungan ini sangat membahayakan karena  bisa meningkatkan resiko cacat pada janin.

3. Asam salisilat

Asam salisilat biasanya terkandung pada sabun atau krim anti jerawat. Walaupun digunakan dalam kadar kurang dari 2%, ibu hamil harus tetap waspada karena bisa berpengaruh terhadap pertumbuhan janin.

4. Hydroquinone

Hydroquinone biasanya terkandung pada krim pemutih. Ibu hamil sebaiknya menghindari krim tersebut agar keamanan janin terjaga. Terjadinya penggelapan kulit selama kehamilan sebaiknya dibiarkan saja karena hal tersebut akan hilang dengan sendirinya.

5. Benzoil Paroxyde

Kandungan ini biasanya terdapat pada produk anti jerawat. Benzoil Peroxyde biasanya diserap sebanyak 5% ketika dioles. Meskipun belum bisa dibuktikan secara ilmiah apakah bahan ini berbahaya, sebaiknya ibu hamil menghindari.

6. Rhodamin

Bahan ini bukanlah bahan kosmetik yang aman untuk ibu hamil. Kosmetik dengan warna yang mencolok biasanya mengandung bahan kimia seperti rhodamin. Bahan kimia ini tidak dianjurkan untuk digunakan oleh ibu hamil meskipun masih banyak yang menggunakannya. Bahkan sekalipun tidak sedang hamil, bahan rhodamin harus tetap dihindari.

7. Para Amino Benzoic Acid (PABA)

PABA wajib dihindari ketika hamil. Jenis kosmetik yang mengandung bahan ini biasanya adalah tabir surya. Jika digunakan, bisa menyebabkan keseimbangan hormon menjadi terganggu.

Jenis-jenis bahan kosmetik aman untuk ibu hamil antara lain

1. Alpha hydroxy acid (AHA)

Ini adalah kandungan pada kosmetik aman untuk ibu hamil. AHA biasanya terkandung pada produk anti stretch mark. Fungsi AHA sama dengan exfoliant pada umumnya yaitu membunuh sel-sel kulit mati dan mendorong pertumbuhan sel-sel kulit baru. Anti stretch mark pada umumnya digunakan ketika usia kandungan menginjak 4-5 bulan.

2. Zync Oxyde dan Titanium

Kedua kandungan tersebut termasuk kosmetik aman untuk ibu hamil karena tidak menembus kulit tetapi bisa menyaring sinar UV.  Biasanya terkandung dalam jenis kosmetik tabir surya. Maka, pilihlah tabir surya yang terdiri dari bahan natural dan memiliki tekstur ringan dibandingkan dengan produk sejenisnya.

Lainnya yang bebas dari paraben, petrochemical dan bahan sintetis lainnya.

Sebagai tips memilih kosmetik aman untuk ibu hamil, selain memperhatikan komposisinya, perhatikan pula cara penggunaannya. Kosmetik yang dioles termasuk kosmetik aman untuk  ibu hamil dibandingkan dengan kosmetik yang penggunaannya diminum secara oral. Kosmetik yang digunakan per oral lebih mudah menyebar lewat plasenta dan mengenai janin.

Baca juga artikel kami yang lainnya :

Related For Kosmetik Aman untuk Ibu Hamil