Menu

Tanya Penyakit Sariawan: Penyebab, Gejala dan Mengobati Sariawan

2 Februari 2018 | Penyakit

Definisi Sariawan atau stomatitis aftosa (aphtous stomatitis)

Sariawan atau stomatitis aftosa (aphtous stomatitis) adalah luka dalam mulut yang bisa menyebabkan rasa sakit serta tidak nyaman.  Bentuk dari sariawan bisa bulat atau oval. Warnanya pun putih atau kekuningan dengan tepi yang berwarna merah. Lokasi sariawan ini bisa berada di permukaan gusi, lidah atau bagian dalam pipi atau bibir. Sariawan yang dialami oleh seseorang jumlahnya bisa lebih dari satu. Biasanya sariawan sembuh dengan sendirinya. Mengobati sariawan dilakukan untuk mengatasi gangguan rasa tidak nyaman pada  mulut.

Stomatitis aftosa diklasifikasikan menjadi tiga macam berdasarkan ukurannya yaitu minor, mayor dan hepertiformis.

1. Sariawan Minor

Ukuran sariawan minor yaitu diameter 1 cm. Ini adalah jenis sariawan yang paling banyak diderita oleh kebanyakan orang.  Sariawan minor bisa sembuh tanpa meninggalkan bekas.

2. Sariawan Mayor

Sedangkan sariawan mayor memiliki ukuran yang lebih besar lagi, yaitu diameter 2-3 cm. Sariawan ini bisa tumbuh pada langit-langit mulut atau lidah. Sariawan mayor cenderung lebih dalam dan tepinya tidak beraturan.  Sariawan mayor biasanya sembuh dalam waktu 6 minggu dan jika pulih, meninggalkan luka.

3. Sariawan Herpetiforme

Berbeda dengan stomatitis minor dan mayor, stomatitis herpatiformis sangat jarang terjadi.  Ukuran stomatitis ini antara 1-2 mm dan biasanya  tumbuh berkelompok lebih dari satu (10 sampai dengan 100 luka). Tetapi jika pulih, tidak meninggalkan bekas.

Sariawan bisa pula disebabkan oleh infeksi virus. Biasanya hal ini terjad pada anak-anak.  Sariawan biasanya dialami remaja usia 10-19 tahun dan biasanya dialami oleh kebanyakan orang berjenis kelamin perempuan. Ini disebabkan kurangnya menjaga kebersihan mulut atau ada kerusakan selaput lendir pada rongga mulut.  Sariawan biasanya bisa pulih dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan medis.  Akan sembuh sendiri pada waktu satu sampai dengan dua minggu.

Penyebab Sariawan atau stomatitis aftosa (aphtous stomatitis)

Beberapa hal yang menyebabkan sariawan yaitu.

  • Makanan atau minuman pedas dan panas
  • Sariawan biasanya dialami oleh mereka yang sedang dalam masa-masa berhenti merokok.
  • Hormon yang berubah. Kondisi ini dialami oleh perempuan yang sedang dalam masa menstruasi.
  • Sariawan bisa disebabkan karena trauma dalam rongga mulut misalnya bibir yang tergigit, gigi yang tajam, pakai kawat gigi atau mengunyah makanan yang keras.
  • Efek samping obat atau metode pengobatan bisa menyebabkan terjadinya sariawan. Obat-obatan yang menyebabkan sariawan yaitu NSAIDs atau obat antiinflamasi non steroid, kemoterapi, radioterapi, penghambat beta.
  • Kondisi psikologis misalnya stres atau gelisah

Tanda dan gejala Sariawan atau stomatitis aftosa (aphtous stomatitis)

Stomatitis ditandai dengan luka atau beberapa luka yang muncul dalam rongga mulut khususnya pada bibir, pipi, lidah, gusi dan langit-langit mulut. Luka tersebut umumnya berwarna kekuningan, putih atau abu-abu dan biasanya membengkak.

Pengobatan Sariawan atau stomatitis aftosa (aphtous stomatitis)

Mengobati sariawan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Pengobatan pada sariawan sangat tergantung dari penyebabnya. Oleh karena itu pengobatan dilakukan oleh dokter dengan menghilangkan penyebab dari stomatitis itu sendiri.

Terapi yang diberikan dokter yaitu :

  • Memakai obat kumur atau antiseptik oral untuk mengurangi jumlah populasi bakteri atau kuman
  • Menggunakan obat kumur yang mengandung anestesi/ pembuat baal untuk mengurangi gejala
  • Menggunakan kortikosteroid topikal (oles) e.g. triamsinolon yang dioleskan secara langsung pada luka sariawan
  • Jika sariawan dicurigai disebabkan oleh herpes, maka akan diberikan obat antivirus
  • Jika sariawan disebabkan oleh jamur atau kandidiasis, maka akan diberikan obat anti jamur.

Ada cara alami yang anda dapat lakukan dirumah dengan cara berkumur dengan air garam. Air garam dipercaya sejak dahulu sebagai pengobatan sariawan. Hal ini dikarena air garam memiliki sifat antiseptik.

Pencegahan Sariawan atau stomatitis aftosa (aphtous stomatitis)

Tetapi mencegah sariawan tentu lebih baik daripada mengobati sariawan.

Cara-cara mencegah sariawan yaitu

  • Menjaga oral hygiene atau kebersihan mulut dengan menyikat gigi minimal 2 kali sehari dan membersihkan lidah
  • Istirahat dalam waktu yang cukup minimal 8 jam per hari
  • Menghentikan kebiasaan merokok
  • Menghindari stres berlebihan
  • Konsumsi makanan atau multivitamin yang mengandung vitamin C, B kompleks dan zat besi
  • Banyak minum air putih minimal 2-3 liter perhari

Demikian pembahasan kami tentang Sariawan dan bagaimana cara mengobati sariawan atau stomatitis aftosa. Semoga bermanfaat.

 Baca juga artikel kami lainnya:

Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

Penyakit Kolesterol Tinggi : Apa Penyebab dan Bagaimana Pengobatannya?

 

Related For Tanya Penyakit Sariawan: Penyebab, Gejala dan Mengobati Sariawan