Menu

Penyakit Kolesterol Tinggi: Apa Penyebab dan Bagaimana Pengobatannya?

18 Desember 2017 | Penyakit

Mengenal Apa Itu Kolesterol Tinggi ?

– Penyakit Kolesterol Tinggi adalah sebuah penyakit yang seringkali kita dengar. Di Indonesia sendiri menurt WHO atau World Healh Organization terdapat 35% orang Indonesia yang memiliki kadar kolesterol terlampau tinggi dibandingkan dengan ambang normalnya. Di dalam tubuh kita sebenarnya Kolesterol tersebar di bagian bagian tertentu tubuh seperti saraf, jantung, otak dan otot.

Berapakah kadar kolesterol normal seseorang? Kadar kolesterol normal seseorang adalah 160 – 200 mg. seseorang dapat dikatakan mengalami penyakit kolesterol tinggi apabila kadar kolesterol di dalam tubuhnya lebih dari 240 mg dan keadaan ini bisa menyebabkan stroke. Berikut ini merupakan perhitungan dan klasifikasinya:

  • <200 mg/dl termasuk dalam ukuran “ideal”
  • 200 – 239 mg/dl ternasuk ke dalam “ambang batas resiko tinggi”
  • >240 mg/dl termasuk ke dalam “resiko tinggi”.

Setiap harinya, pria hanya boleh mengkonsumsi maksimal 30 gram lemak jenuh perhari dan wanita hanya boleh mengokonsumsi maksimal 20 gram lemak jenuh setiap harinya.

Lalu, apa sebenarnya kolesterol itu? Kolesterol merupakan senyawa lemak berlilin yang biasanya diproduksi di dalam hati serta sebagian lainnya didapatkan dari asupan makanan. Penyakit kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia dapat membawa beberapa penyakit berbahaya lainnya seperti serangan jantung dan stroke. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kolesterol tinggi antara lain adalah diabetes, hipertensi atau tekanan darah tinggi dan obesitas atau kelebihan berat badan dan jika da riwayat keturunan kelurga dengan penyakit kolesterol tinggi.

 

Penyakit-kolesterol-tinggi

Bagaimana Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi?

Jumlah kolesterol yang terlampau tinggi di dalam tubuh manusia biasanya akan menimbulkan  beberapa gejala tertentu, misalnya:

  • Sering terasa kesemutan. Kesemutan adalah hal yang wajar ketika anda terlalu lama duduk atau terlalu lama tak merubah posisi. Namun, jika anda sering kesemutan tanpa sebab yang pasti, maka ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan terhadap kolesterol.
  • Sering muntah dan mual karena kolesterol menyebabkan gangguan pada pencernaan.
  • Nyeri punggung dan leher akibat adanya tekanan darah yang tinggi
  • Tubuh sangat lelah akibat kurangnya pasokan aliran darah serta oksigen
  • Sakit tangan dan kaki tanpa sebab yang pasti
  • Emosi yang tak stabil, misalnya mudah marah karena hal kecil
  • Wajah menjadi merah
  • Sakit kepala yang lebih sering
  • Lemah pada otot kaki
  • Sesak nafas
  • Nyeri dada

Jika anda mengalami beberapa gejala diatas, maka sangat disarankan untuk melakukan tes darah di lab/klinik atau berkonsultasi demgan dokter.

Diagnosa Penyakit Kolesterol Tinggi

Untuk mendiagnosa penyakit kolesterol tinggi, anda harus datang ke fasil

itas kesehatan atau ke dokter. Praktisi kesehatan tersebut akan meminta anda melakukan tes darah sederhana namun sebelum tes anda harus melakukan puasa atau tidak makan selama 10-12 jam. Ini bertujuan untuk memberikan hasil tes yang murni dan tak terpengaruh dengan asupan makanan yang masuk. Setelah hasil tes didapat, maka dokter akan memberikan penjelasan dan membuatkesimpulan apakah pasien yang melakukan tes tersebut memiliki resiko rendah, menengah atau cenderung tinggi untuk mengalami penyakit kolesterol.

Untuk membuat kesimpulan, dokter biasanya juga akan mempertimbangkan faktor lainnya seperti etnis, usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, faktor resiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, indeks masa tubuh pasien yang telah diperhitungkan oleh dokter.

Beragam Cara Mengatasi Penyakit Kolesterol Tinggi

Jika anda sudah didagnosa menderita Penyakit Kolesterol Tinggi, ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan. Langkah pertama adalah tentu saja dengan menemui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan efektif untuk menurunkan kadar kolesterol.

Pada awalnya, biasanya dokter akan menyarankan untuk mengubah pola hidup anda menjadi lebih sehat.misalnya saja dengan tidak merokok, melakukan olahraga rutin dan mengkonsumsi makanan yang sehat dengan kandungan lemak jenuh rendah. Bagi anda yang menderita kolesterol tinggi, sangat disarankan untuk menghindari makanan seperti daging bebek dan kulit, daging kambing, kulit ayam, otak sapi, jeroan, kerupuk, santan, telur burung putuh, biscuit, kue, cumi-cumi.

Namun, ada pula beberapa bahan makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh mereka yang menderita penyakit kolesterol tinggi, bahan bahan makanan tersebut antara lain adalah:

  • Alpukat, makarel, ikan tuna dan salmon karena banyak menganduk asam lemak omega 3 yang baik untuk menurunkan kadar trigliserida. Konsumsi secara rutin dua kali seminggu.
  • Sayur sayuran, namun jangan memasaknya dengan santan

Pengobatan Penyakit Kolesterol Tinggi

Selain dengan memperbaiki pola hidup dan pola makan, kolesterol tinggi juga dapat diatasi dengan mengkonsumsi obat obatan. Namun tentu saja anda harus berkonsultasi dengan dokter agar obat yang dikonsumsi memang aman dan tepat.

Ada beberapa obat yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan biasanya obat tersebut memiliki khasiat yang berbeda beda. Karena itulah sangat disarankan untuk  menemui dokter terlebih dahulu untuk menemukan obat yang tepat sesuai dengan kondisi anda. misalnya, jika anda juga memiliki tekanan darah yang tinggi, maka dokter akan meresepkan beberapa obat seperti ezetimibe, aspirin dan statin. Jika statin sudah diresepkan oleh dokter, biasanya pasien akan tetap mengkonsumsi obat tersebut seumur hidup agar kolesterolnya tak lagi naik.

Beberapa jenis obat statin yang bisa diresepkan oleh dokter antara lain adalah rosuvastatin, atorvastatin, dan simvastatin. Namun, ada pula beberapa orang yang tak cocok dengan obat ini sehingga harus diganti dengan opsi launnya. Jika seseorang tak bisa mengkonsumsi statin, maka opsi lain adalah ezetimibe yang bisa dikombinasikan dengan statin atau tidak. Obat ini bisa mencegah penyerapan kolesterol di dalam usus dari asupan makanan. Ezetimibe tak se-efektif statin, namun setidaknya obat tersebut memiliki efek samping yang kecil.

Selain statin, obat yang bisa diresepkan oleh dokter adalah aspirin dengan dosis yang rendah. Aspirin berfungsi untuk mencegah gumpalan darah terbentuk dan obat ini hanya untuk pasien dengan umur lebih dari 16 tahun.

Kapan Harus Cek Kolesterol ?

Ada beberapa kondisi khusus untuk orang yang disarankan untuk memeriksakan kadar kolesterol mereka, seperti:

  • Berusia lebih dari 40 tahun
  • Menderita penyakit gula atau diabetes
  • Menderita penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Menderita obesitas atau kelebihan berat badan
  • Terdiagnosis dengan penyakit arteri atau perifer, stroke ringan dan jantung koroner
  • Terdiagnosa dengan penyakir lain seperti radang pancreas, penyakit ginjal, kelenjar tiroid yang kurang aktif karena penyakit tersebut dapat meningkatkan jumlah trigliserida serta kolesterol.
  • Riwayat keluarga dengan gangguan kesehatan yang berhubungan dengan kolesterol misalnya familial hypercholesterolemia
  • Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kardiovaskular dini, contohnya saudara laki laki atau ayah yang memiliki penyakit stroke, serangan jantung atau penyakit jantung di bawah usia sekitar 55 tahun serta ibu atau saudara perempuan dengan penyakit tersebut dan memiliki usia di bawah 65 tahun.

Jika anda memiliki kondisi diatas dan mengalami gejala yang sudah disebutkan sebelumnya, maka melakukan tes darah adalah hal yang direkomendasikan.

Sekian artikel saya yang membahas tentang Penyakit Kolesterol Tinggi Semoga bermanfaat.

Baca Juga Artikel Kami yang Lainnya :

.

Related For Penyakit Kolesterol Tinggi: Apa Penyebab dan Bagaimana Pengobatannya?